Menkes lakukan pencanangan imunisasi polio di Aceh
Elshinta.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Aceh, untuk merespon kasus luar biasa (KLB) Polio di aceh yang terdapat di Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie.
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Aceh, untuk merespon kasus luar biasa (KLB) Polio di aceh yang terdapat di Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie.
Budi dan Rombongan tiba di Anjong Mon Mata Banda Aceh pukul 11.15 WIB untuk melakukan pencanangan Sub PIN Polio dan memberikan vaksin tetes polio kepada anak sekolah dasar di Pelataran Anjong Mon Mata, Senin (5/12).
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif mengatakan pelaksanaan Sub PIN polio dilakukan sebagai respon terhadap kejadian luar biasa polio di Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie.
“Pelaksanaan Sub PIN di Pidie telah lebih dulu dilakukan oleh Pj Bupati Pidie di Pidie, yang turut hadir Dirjen P2P Kementerian Kesehatan," kata Hanif seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fitri Juliana.
Kata Hanif, Sub PIN polio di Aceh menyasar anak-anak Aceh usia 0-12 tahun, dengan total sasaran 1,2 juta anak Aceh dengan target capaian 95 persen.
Sementara itu, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengimbau seluruh pemerintah kabupaten/kota dan unsur terkait lainnya untuk menyukseskan Sub PIN polio di Tanah Rencong.
Ia juga mengimbau untuk bisa melaksanakan Sub PIN polio di Aceh secara serius sehingga target 95 persen lebih dapat tercapai.
Hal yang sama juga diharapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dimana pemberian imunisasi polio tahap pertama pada 1,2 juta anak Aceh bisa dituntaskan dalam waktu 1 bulan.
Selain memberi target, Budi juga memberi apresiasi bagi teman-teman kesehatan dan pemerintah di Aceh karena dapat menggerakkan masyarakat dalam wakttu satu minggu bisa meningkatkan capaian imunisasi polio di Kabupaten Pidie yang awalnya hanya 5% kini mencapai 79,5%.
Namun untuk bisa menuntaskan target 95 persen lebih capaian imunisasi polio di Kabupaten Pidie Guna memutus mataraantai penyebaran virus polio ini Budi memberi tambahan waktu satu minggu lagi.
“Pidie menurut saya hebat sekali baru seminggu sudah capai 79,5% capaian vaksin polio dari yang sebelumnya hanya 5%,” jelas Budi Gunadi.
Budi juga berharap teman-teman di Aceh dapat terus menggerakkan masyarakatnya karena dari 91 ribu anak di Pidie bisa di imunisasi polio dalam waktu 1 minggu dengan target 95%.
Setelah tuntas di Kabupaten Pidie nanti akan dilakukan juga di 22 kabupaten/kota lainnya.
Namun saat ditanyai jika ada orangtua yang menolak anaknya untuk diimunisasi, menurutnya karena orangtua tersebut belum paham dan belum tau polio itu seperti apa.
“Karena pada dasarnya tidak ada orangtua yang mau anaknya cacat. Ini menjadi tugas semua orang untuk memberi pemahaman terkait polio pada masyarakat.
Sebelumnya kasus polio di dunia sudah mengalami eradikasi, banyak negara yang tidak ada polio lagi, tetapi tahun ini kembali muncul di Amerika, Inggris dan Israel juga Indonesia namun untuk kasus polio tipe 2, Indonesia menjadi negara ke 16 penemuan kasus tersebut.
Munculnya kembali kasus polio di Indonesia khususnya Aceh karena imunisasi berkurang terutama saat masa Covid-19.
"Pemerintah Aceh menargetkan 1,2 juta anak di Aceh mendapat imunisasi polio dan minimal 1juta 1.500 anak bisa kita selesaikan hingga akhir Desember 2022," tandasnya.